Wednesday, June 6, 2012

Mengunjungi "Crystal of Knowledge"

Bulan April lalu saya ikut menemani Ustadzah Detty, Ustadzah Nurhayati, Ustadzah Dini dan Ustadz Rudi membawa siswa2 kelas 4 IPA dan IPS SMART Ekselensia Indonesia melakukan kunjungan belajar ke Universitas Indonesia. Kelas 4 IPS mendapat tugas dari geografi dari Ustadzah Detty mencaritahu tentang kondisi hutan kota yang terdapat di kampus UI, juga tugas sosiologi dari Ustadzah Dini tentang kelompok sosial (eh, kalo ga salah ya...:p). Sementara tugas anak IPA adalah tugas wawancara mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat untuk pelajaran biologi dari Ustadz Rudi. Tambahan lagi dari Ustadzah Yati, baik siswa IPA maupun IPS diminta membuat artikel mengenai apa saja yang mereka temui di kampus UI.

Tugas dari saya buat mereka? Nggak ada, karena tahun ini kan saya tidak mengajar kelas 4. Peran saya dalam ekskursi hari itu adalah sebagai "pemandu" yang kalau saja tidak ada urusan legalisir ijazah, sudah cukup lama tidak menginjak kampus UI :).

Setelah beberapa siswa IPA selesai mengerjakan tugas, kami kembali ke Masjid UI untuk menunggu teman2 IPS. "Mumpung" Perpustakaan UI yang baru itu, berjuluk "Crystal of Knowledge" sudah berdiri dengan kinclongnya, maka saya sarankan pada mereka untuk berkunjung ke sana. Beruntung sekali, saat saya datang ke tempat registrasi, celingak-celinguk mencari sosok yang saya kenal, alhamdulillah, Mbak Truly, rekan goodreads saya yang maniak sekali membaca, sedang ada di meja registrasi. Beliau bilang, kunjungan dari sekolah atau institusi lain yang ingin mengenal lebih jauh fungsi dan isi Perpustakaan UI ini dipersilakan datang dan akan dipandu oleh petugas humasnya.

Gerbang bagian peminjaman koleksi Perpustakaan UI 
Pucuk dicinta Vera tiba, hehe... Saya memang pernah mengajak beberapa siswa kelas dua tepat di akhir tahun 2011 kemarin untuk mengunjungi gedung yang kami juluki "markas Power Rangers" ini. Sayangnya saat itu pintu yang kami datangi adalah pintu belakang yang terkunci. Jadi kami saat itu hanya berhasil foto2 di luar saja. Sekarang rupanya datang kesempatan bagi seluruh siswa kelas 2 untuk melihat isi gedung ini. Segera saja surat menyurat, izin mengizin (eh?), dan lain-lain diurus. Kebetulan, saya bisa mengajak guru2 bahasa Indonesia SMP, yaitu Ustadzah Retno dan Ustadz Firman untuk bergabung dalam ekskursi kami ke kampus UI pagi ini.

Dengan satu materi yang tersisa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan semester ini, yaitu tentang globalisasi, saya merancang lembar kerja mengenai Perpustakaan UI dan perannya dalam globalisasi. Agak maksa sedikit sih, tapi nggak apa2 lah. Semoga para siswa bisa kreatif dalam menjawab pertanyaan dalam lembar kerja tersebut. Sementara tugas Bahasa Indonesia adalah membuat apresiasi atas karya seni yang ada di lingkungan kampus UI.

Nah baik, tadi pagi rombongan berangkat dari sekolah. Selain saya, Ustadzah Retno dan Ustadz Firman, ada juga Ustadzah Vivi dan Ustadzah Dina mendampingi 39 siswa kelas 2 ini. Kunjungan di perpustakaan dimulai jam sembilan pagi di sebuah ruang pertemuan di lantai 5. Beberapa kisah unik bermunculan, karena belum semua siswa kelas 2 pernah merasakan masuk dan naik gedung menggunakan elevator :). Cerita lainnya menyusul besok, ya. Sekarang foto2 saja dulu... *kebiasaan buruk, jangan ditiru*

Ibu Tanti dari bagian humas menjelaskan semua tentang Perpustakaan UI

Ustadzah Dina memandu Dian mencari skripsinya di komputer pencari 

Iqbal dan kawan2 memakai ruang diskusi di lantai 4 perpustakaan

Balairung dan Danau UI dari lantai 4 perpustakaan. Di latar belakang adalah pembangunan Fakultas Kedokteran 

Praktik foto narsis dengan aplikasi PhotoBooth :)

Krisna, Agung dan Fathan menemukan koleksi "buku babon" di perpustakaan

Ustadz Firman dan para siswanya, jauh2 ke Depok kok ya cuma baca koran :p

Penjelasan tentang buku kuno dari kertas deluang di ruang koleksi buku langka

Foto narsis lagi di tembok perpustakaan


Monday, May 28, 2012

International Newsflash...!

Rabu, 23 Mei 2012 lalu, dari sari berita internasional yang sudah dibuat oleh para siswa kelas 2 SMART Ekselensia Indonesia, kami buat rekamannya. Setiap siswa membawakan berita yang didapatnya dengan cara seperti pembaca berita televisi.

Pagi hari, yang mulai adalah kelas 2B lebih dahulu. Latihannya seperti diperagakan oleh Fatqur Rohman berikut ini:

Fatqur dan peta konsep peristiwa kecelakaan pesawat di pegunungan Himalaya


Eh, kalau dilihat2, penyiar berita di televisi kan tidak membawa layar televisi seperti di atas kan, ya? :p. Jadi model latihannya ditambah dan diganti posisinya, seperti Rofi Muhammad di bawah ini. Karya peta pikiran yang dibuat, menjadi semacam layar berita di belakang sang presenter.

Latihan beres, peta pikiran selesai, waktunya untuk menjadi pembaca berita! Tiap siswa bergantian maju dan direkam gambarnya. Semua siswa sudah berusaha sebaik-baiknya untuk bergaya seperti Indra Gunawan atau Alvito Deanova, walau ada juga yang sedikit selip kata seperti menyebut lokasi 'Gunung Sukhoi' atau pembangunan tembok pemisah permukiman Yahudi setinggi empat 'kilometer' :).

Tapi semuanya keren, kok. Bisa diajukan untuk ikut casting di stasiun televisi kalau ada lowongan presenter cilik, hehe... Tapi videonya lumayan berat kalau semua mau ditampilkan di sini. Kapan2 dirapikan lagi deh buat diunggah ke youtube (ga janji bisa cepat2, ya :p). Jadi yang bisa ditampilkan sekarang adalah peta2 konsep para siswa, dari 2A dan 2B.

2B - M. Iqbal
2B - Heri Darmanto 
2A - M. Robby Salam
2A - Krisna Adrian 
2A - Rizky Agung K.
2A - M. Zikri 
2A - M. Rizka Fadilah Badar
2A - Achmad Fattahur Rozak
2A - Abdus Somad
2A - Juniar Tirja Pratama Gamgulu
2A - M. Fajar 
2A - M. Indra Kajak
2A - Johan Ferdian Juno R.
2A - Jajang Saputra
2A - Firman Mursal
2A - Fathan Shorih
2A - Arzaq Tahara Fitwantyo
2A - Dedi Yudi Rahadi
2A - Fachri Umar
2A - Fadlilah Mulyana
2B - Fatqur Rohman
2B - Farhan Aziz
2B - Dedi Lastari
2B - Fitraturahman 
2B - Mufid Muhyiyudin
2B - Agung Hendayana 
2B - Andhar Andrianto

2A - Dian Kurnia Afiandi
2B - M. Abdul Basit 
2B - M. Andi
2B - Karunia Adiyuda Dilaga
2B - M. Fadhli
2B - M. Fardin
2B - Nur Kholis 
2B - Yodie Ikhwana
2B - M. Syawal
2B - M. Reza Alamsyah
2B - M. Zulkifli

Friday, May 25, 2012

Hasil Seleksi Akhir Penerimaan Siswa Baru SMART Ekselensia Indonesia 2012/2013

Berbagai cerita buku dalam apel pagi di SMART EI oleh Farhan Aziz, Rabu 21 Maret 2012 


Hari ini tiba juga!
Pastinya ratusan keluarga di Indonesia sudah menanti-nanti peristiwa hari ini, hari saat diumumkannya hasil seleksi akhir untuk siswa baru SMART EI tahun ajaran 2012/2013. Para calon siswa ini telah menghadapi serangkaian seleksi yang terdiri dari seleksi berkas administratif, seleksi mata pelajaran, tes psikologi, hingga kunjungan rumah dan wawancara. Rapat penentuan akhir untuk menetapkan para calon siswa ini berlangsung Senin lalu, dari pagi hingga lewat pukul 9 malam, suatu usaha yang dilakukan dengan hati dan sangat hati2 dengan tujuan mengangkat harkat dan martabat masyarakat marginal Indonesia.
Dan akhirnya... Sebanyak 46 siswa dari Sumatera hingga Papua akan menjadi angkatan ke-9 generasi pembelajar sejati di SMART EI. Mereka adalah:

1      Rizky Dwi Satrio (Sumatera Utara)
2      M. Fathikhur Rafi (Kepulauan Riau)
3      Yoga Rikhaldi Putra (Riau)
4      M. Zikrur Rahman (Sumatera Barat)
5      Ridho Wahyudi Putra (Sumatera Barat)
6      Ringga Eka Putra (Sumatera Barat)
7      M. Yani Al Risqi (Jambi)
8      Vikram Makrif (Jambi)
9      Jefri (Sumatera Selatan)
10     Andre Syaputra (Bangka Belitung)
11     Aprulloh (Lampung)
12     Nadhif Putra Widiansah (Lampung)
13     Rizky Maulana Pardomuan (Lampung)
14     Aldi Maulana (Jawa Barat)
15     Hasbi Hiban Kaafi (Jawa Barat)
16     Insan Maulana (Jawa Barat)
17     M. Ihsan Kamaludin Tamam (Jawa Barat)
18     M. Ibnu Al-Fida (Jawa Barat)
19     M. Syahid Fathurrizqi (Jawa Barat)
20    Ahmad Rifai (Banten)
21    Ahmad Ilham Akbar (Jabodetabek)
22    Al-Ghifari Farhan Muzakki (Jabodetabek)
23    Arman Apriansyah (Jabodetabek)
24    M. Aziz Nurhikmah (Jabodetabek)
25    M. Harsa Nur Ramadana (Jabodetabek)
26    M. Ikrom Azzam (Jabodetabek)
27    M. Syam’un Al Ghozi (Jabodetabek)
28    Muhammad Fahri (Jabodetabek)
29    Yanwari Musthafa Zein (Jabodetabek)
30    Dimas Ardian Saputra (D.I. Yogyakarta)
31    Vebrian Galih Sati Vadana  (D.I. Yogyakarta)
32    Ade Mustopic (Jawa Tengah)
33    Anas Wahid Ariansyah (Jawa Tengah)
34    Bimo Priyoyudo (Jawa Tengah)
35    M. Haidar Hilmi (Jawa Tengah)
36    Muhammad Al Hamid (Jawa Tengah)
37    M. Haidar Zaki Dzinnaja (Jawa Tengah)
38    Mukhlisin (Jawa Tengah)
39    Achmad Fajar Cici Mulyana (Jawa Timur)
40    Daffa Abimanyu (Jawa Timur)
41    M. Qomarudin (Bali)
42    Akhmad Senoaji Wijaya S. (Kalimantan Selatan)
43    Akhmad Zikri Azmi (Kalimantan Selatan)
44    Abdullah (NTB)
45    Tri Agus Setiawan (Sulawesi Tengah)
46    Anggi Nurkholis (Papua)


Selain itu, pada tahun ajaran 2012/2013 ini terpilih juga sembilan calon siswa asal Sumatera untuk bersekolah di Future Islamic School, Pekanbaru, Riau, dengan dukungan penuh dari Dompet Dhuafa:







1      M. Helmy Pahlevi (Sumatera Utara)
2      M. Rifqi Afdillah Yomara (Sumatera Utara)
3      Abdul Rahim (Riau)
4      Edo Nurhandiyansyah (Sumatera Barat)
5      Fathira Aragio (Sumatera Barat)
6      Rakes Maihesah Gandhi (Sumatera Barat)
7      Arya Brata Sena Alhag (Jambi)
8      M. Habibullah (Jambi)
9      Roni Pamungkas (Lampung)







Daftar calon siswa ini dapat dicek di www.lpi-dd.net, dan edisi cetaknya dapat dilihat di harian Koran Tempo hari ini. Terimakasih banyak pada panitia pusat dan mitra daerah SMART EI dan Dompet Dhuafa di seluruh penjuru Indonesia atas kerja keras dan ikhlas mengembangkan kesempatan pendidikan bagi anak bangsa. Kepercayaan seluruh donatur, keluarga siswa, calon siswa dan alumni SMART EI, insya Allah akan menjadi semangat untuk menjadikan sekolah kami lebih baik dan makin baik lagi.

Tuesday, May 22, 2012

Berita Luar Negeri dari Parung

Sukhoi Superjet 100 jatuh di Gunung Salak, dan Dornier Do-288 menabrak pegunungan Himalaya. Kesebelasan Chelsea menang adu penalti melawan Bayern Muenchen di final Liga Champions Eropa 2012.

Peristiwa kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak pada tanggal 9 Mei 2012 lalu, memang sedang banyak dibicarakan oleh masyarakat Indonesia. Apalagi oleh kami di SMART Ekselensia Indonesia, yang secara administratif berlokasi sama dengan Gunung Salak, yaitu di Kabupaten Bogor. Satu kabupaten tidak berarti dekat, ya. Menurut situs Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Bogor, luas kabupaten Bogor mencapai 2,237 juta km persegi, dengan 40 kecamatan. Jadi walau berada di kabupaten yang sama, kami yang berada di kecamatan Kemang ini belum pernah tahu situasi kecamatan Cijeruk tempat pesawat SSJ-100 tersebut terjatuh.

Namun berita mengenai pesawat ini, juga tentang kemenangan Chelsea di Muenchen, sekarang mudah diketahui orang di berbagai penjuru dunia. Demikian pula dengan para siswa SMART EI. Berbagai berita   dari pojok2 dunia terjauh pun gampang diketahui dari media2 informasi cetak atau elektronik. Sayang juga jika para siswa ini hanya sekadar "tahu"sesaat, lalu melupakannya. Kalau bisa sih ada analisis kecil2an dari para siswa ini, mengenai latar belakang suatu kejadian di muka bumi ini.

Tribun lokasi para peliput siaran langsung final Liga Champions Eropa 2012 di Stadion Allianz, Muenchen
(foto dari situs uefa.com)

Materi terakhir kami semester ini adalah lembaga dan kerjasama internasional. Sebelum membahas lembaga2 dan bentuk2 kerjasama internasional yang ada di buku teks kami, saya meminta para siswa dari dua kelas 2A dan 2B, untuk mencermati berita2 di media cetak. Khususnya adalah berita2 internasional dalam bulan terakhir. Masing2 berita dibuat ringkasannya dalam bentuk peta konsep (mindmap). Unsur dalam peta konsep ini adalah unsur2 berita yang sering disebut 5W + 1H. Sudah tahu unsur2 ini, kan, jadi ga usah saya tulis lagi ya... :) *sotoy kumat*

Krisna Adrian menggambar peta konsep tentang berita pemanggilan Andriy Shevchenko sebagai anggota timnas Ukraina dalam Piala Eropa 2012.


M Zulkifli dan M Fadhli membuat konsep tentang dua kecelakaan pesawat bulan Mei lalu: pesawat Agni Air di Himalaya dan Sukhoi Superjet di Gunung Salak.

Hasil dari analisis 39 siswa tentang berita2 internasional ini sudah kami pajang di papan kelas, di bawah eh, di atas judul "International Newsflash". Papan ini jadi kayak begini deh penuhnya:




Dalam pertemuan berikutnya, kami akan membacakan satu per satu berita tersebut. Gayanya harus seperti pembaca berita televisi betulan, ya. Can't wait? Sama dong, saya juga :)

Tuesday, March 27, 2012

Presentasi Kawasan Negara ASEAN

Materi geografi untuk kelas IX sekarang masuk pembahasan negara-negara Asia Tenggara. Tahun ini kelas kami memiliki proyek baru untuk mempelajari materi ini.

Kakak kelas angkatan 4 dulu membuat kartu pos objek wisata dari negara-negara ini. Kakak angkatan 5 dua tahun lalu membuat brosur wisata. Kakak kelas angkatan 6 tahun lalu menyiapkan buku saku negara ASEAN dan sekitarnya. Maka tahun ini teman2 angkatan 7 membuat proyek peta wisata ASEAN.

Kerjasama kelas 2B menyelesaikan peta ASEAN


Kelas 2A mewarnai peta ASEAN
Petanya belum final ya. Baru jadi petanya saja, keterangan tentang negara2nya belum dipasang. Tapi hari ini sudah ada lima kelompok yang selesai presentasi. Dua dari kelas A pada pagi hari, dan baru saja selesai tiga kelompok negara dari 2B.

Ini salah satunya, presentasi Dedi Yudi Rahadi dan Juniar Tirja Pratama Gamgulu mengenai negara Laos.

Hadi dan Juniar, presentasi negara Laos

Video2nya, sedang dikumpulkan, dan kalau sudah akan segera diunggah ke youtube. Nanti ditonton juga, ya! :)

Friday, March 9, 2012

Dapat Piala Kemendikbud... :)

Bukaaan... bukan saya kok yang dapat Piala dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Saya kan lumayan pemalu untuk ikut2 lomba, hehehe... Apalagi kalau yang hadiahnya tingkat tinggi begini. Tapi kalau urusan mendorong siswa2 saya untuk maju dan berprestasi, syukur kalau bisa mendapat hasil terbaik, saya yakin, sebagaimana semua guru di dunia ini, pasti sepakat untuk melakukannya. Ya kan? Ya kan? *sedikit maksa* :)

Nah, mereka ini siswa2 SMART Ekselensia Indonesia yang menang sebagai juara pertama lomba Lintas Nusantara (Lintara) dalam Olimpiade Humaniora Nusantara 2012 kemarin, dan mendapat piala bergilir dari Kemendikbud RI dan piala tetap dari Presiden Direktur Dompet Dhuafa.

Fadlilah Mulyana (angk7 asal Subang, Jawa Barat), Kabul Hidayatulloh (angk8 asal Banjarnegara, Jawa Tengah), dan Dion Suryadi (angk8 asal Pandai Sikek, Sumatera Barat).

Eits... bukan mereka saja. Masih ada lagi tim yang mandapat gelar juara ketiga dalam lomba yang sama. Mereka mendapat piala dari Direktur Divisi Pendidikan Dompet Dhuafa.

Johan Ferdian Juno Rizkinanda (angk7 asal Magelang, Jawa Tengah), Faisal Abdulah (angk8 asal Bogor, Jawa Barat), dan Agni Ardi Rein Prasetyo (angk8 asal Yogyakarta).

Rekapitulasi skor para peserta lomba ini bisa dilihat di situs penyelenggara Olimpiade Humaniora Nusantara 2012 ini. Bisa dibilang, tim Lintara SMART EI -meminjam istilah KONI Pusat untuk atlet2 nasional kita- berhasil mempertahankan "tradisi emas", karena sejak kali pertama penyelenggaraan Lintara tahun 2010, selalu berhasil menggaet peringkat pertama dalam lomba ini. Semoga tahun2 berikut tetap sukses, walau persaingan pasti akan makin berat karena sekolah2 lain yang belum ikut, dan baru tahu akan acara ini mulai sekarang bakal bersiap2 deh. Piala yang diperebutkan sudah tingkat Menteri Dikbud RI lho... :)

Tetap berjuang...! :)