Sunday, October 7, 2012

Perang Antargalaksi di SMART Ekselensia Indonesia

Perang ini, awalnya lagi2 karena seorang wanita, yang kisahnya kelak akan melegenda seperti Helen dari Troya. Wanita ini berasal dari Yogyakarta. Dia lembut, baik hati dan selalu suka menolong... dan ternyata suka perang juga. Karena itulah posting blog ini lahir... . *intro yang cukup menegangkan, ya... :)

Tadinya saya hanya "menantang" Ustadzah Retno Winarsi Handayani, guru Bahasa Indonesia di SMP SMART EI, untuk sekali2 membaca cerita fiksi yang bergenre fantasi. Saat itu perpustakaan sekolah kami baru memperoleh satu eksemplar buku kumpulan cerita pendek Fantasy Fiesta 2010, hasil lomba menulis cerpen fantasi yang diadakan oleh Kastil Fantasi. Ini lomba cerpen umum yang juga diikuti oleh dua orang siswa SMART EI, Ahmad Beni dan Ahmad Romdani. Singkat cerita, buku itu akhirnya dipinjam oleh Ustadzah Retno yang biasanya hobi membaca kisah2 manis macam chicklit dan KKPK #eh :)

Beberapa minggu kemudian...

-apa?-

Oh, tidak apa2. Ternyata Ustadzah Retno telah berkolaborasi dengan Ustadzah Yati, pengajar Bahasa Indonesia juga di SMP SMART EI ini, bahwa materi penulisan cerpen untuk siswa kelas 2 tahun ini akan diminta bertemakan fantasi. Waah... pucuk dicinta kucing tiba. Teman2 Kastil Fantasi bersedia hadir untuk memberi lokakarya bagi para penulis2 muda ini. Jadwal pun diatur, spanduk dipesan, dan Ustadzah Retno pun berfoto dengan spanduk itu.

Pada hari yang ditentukan, Sabtu pagi 6 Oktober 2012, empat orang penghuni kastil berdatangan ke kampus SMART EI dari berbagai penjuru: Cileungsi, Ciledug, Mampang dan Bogor. Ada kak RD Villam, kak Klaudiani, kak Adham, dan Om FA Purawan. Setelah sesi lokakarya pertama ttg berbagi pengalaman menulis cerita fantasi, sesi kedua pun digelar. Materinya adalah membahas cerpen fantasi yang sudah dibuat para siswa peserta lokakarya. Begitu beragam cerita fantasi yang telah dibuat para siswa sebagai syarat mengikuti lokakarya ini. Ada yang berkisah tentang teman khayalan, tentang pencarian jati diri sebagai pahlawan, tentang pabrik terbengkalai yang jadi lokasi eksperimen ilmuwan sableng, hingga perang antargalaksi di masa beberapa ratus tahun mendatang.









Menjelang ashar, rangkaian lokakarya ini pun usai. Terima kasih untuk kastil fantasi dan semua calon penulis fantasi masa depan!

Wednesday, October 3, 2012

Mencari Kader Partai di Bumi Pengembangan Insani


Materi Pendidikan Kewarganegaraan di kelas VIII SMP SMART Ekselensia Indonesia saat ini kembali membahas mengenai Demokrasi. Di saat yang sama, juga sedang berlangsung Pemilihan Umum Raya untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden OASE (OSIS-nya SMART) untuk periode 2012/2013. Calon presiden adalah siswa kelas 4 dan wakilnya adalah siswa kelas 3.

Ini calon2nya, dari tiga partai: Partai Semua Golongan, Partai Rejoso dan Partai Kerakyatan.



Kampanye salah satu partai siswa dalam Pemira SMART 2012, Rabu 3 Oktober 2012

Para siswa kelas 2 yang belum punya hak dipilih dalam Pemira kali ini, tetap tidak patah arang. Dengan bersemangat, demi kemajuan demokrasi di tanah air (dan demi nilai pelajaran PKN juga :p), empat partai politik dibentuk di masing2 kelas 2A dan 2B.

Tahap setelah pembentukan partai dan pengurus, setiap partai diminta untuk mencari dukungan dari masyarakat umum bagi eksistensi partai mereka. Kemarin pagi, Selasa 2 Oktober 2012, partai2 dari kelas 2A yang dengan penuh semangat menghampiri para ustadz dan ustadzah di lingkungan Bumi Pengembangan Insani untuk menjadi pendukung mereka pada kampanye yang insya Allah akan dilakukan seminggu mendatang.

Sukris, Azmi, Muhib dan Ilyas dari Partai Global mendapat dukungan dari ustadz Syaifuddin.

Usatdzah Ulfi sedang menyimak penjelasan visi dan misi Partai Hitam (Himpunan Teguh Aktif Beriman) yang beranggotakan Sayyid, Nanang, Rajab, Ihda dan Andrian

Ustadz Sahat semenerima kunjungan dari Partai Maju Bersama dengan anggota Fatih, Qulub, Faisal, dan Dion (tidak kelihatan)

Anggota Partai Penegak Moral (Tedi, Afdal, Renald, Cecep dan Farid yang tertutup Tedi) berusaha meyakinkan Ustadzah Rini untuk menjadi kader partai :)

Hari ini, giliran kelas 2B. Empat partai mencari jalur baru untuk merekrut kader partai mereka :)

Yudi, Kabul, Fahrul dan Abdi dari Partai Mandiri, Agamis dan Santun, beranjangsana ke kantor Beastudi Indonesia 

Afdal dan Doni mewakili Partai Akhlakul Karimah meminta dukungan Ustadz Asmat

Wildan, Ade, Riki, Alfian (di latar belakang) dan Jefri (tidak muncul di foto) berusaha mendapat dukungan dari Ustadzah Masfufatun
Partai Nurani Muslim (Arief, Rhein, Sutrisno -tidak terlihat- dan Yusuf) berhasil mendapat tandatangan dukungan dari Ustadzah Uci

Salah satu lembar dukungan bagi "Parmiatun"

Kampanyenya akan dilangsungkan minggu depan, harap ditunggu, ya! :)

Wednesday, September 26, 2012

Partai Politik Baru di SMART EI 2012

Ih, ada parpol baru lagi! Iya dong... kan menyambut Pemilu 2014 yang makin mendekat, hehe...

Sudah menjadi kegiatan tahunan kami di kelas 2 SMART Ekselensia Indonesia saat pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan memasuki mater Demokrasi, ada pembuatan partai politik baru untuk para siswa sebagai sarana pembelajaran politik.

Tahun ini, ada delapan parpol siswa baru terbentuk di SMART EI. Empat partai dari kelas 2A sudah mempresentasikan partai bentukannya kemarin.

Cecep, Renald, Afdhal, Tedi dan Farid dari Partai Penegak Moral

Rajab, Ihda, Sayyid, Andrian dan Nanang, pengurus Partai Hitam

Fatih, Qulub, Dion dan Faisal menjelaskan visi dan misi Partai Mesti Bersama

Azmi, Muhib dan Ilyas (plus Sukris yang tidak hadir karena sakit), mempromosikan Partai Global


Hari ini giliran partai2 kelas 2B yang beraksi mengemukakan visi, misi dan makna lambang partai.

Partai Akhlakul Karimah yang beranggotakan Andhar, Afdal, Affan dan Doni
Presentasi Partai Mandiri, Agamis dan santun oleh Abdi, Kabul, Fahrul dan Yudi

Rein, Arief, Sutrisno dan Yusuf, pendiri Partai Pedas

Partai Nurani Muslim dengan penggerak Alfian, Riki, Ade, Jefri dan Wildan

Minggu depan tiap partai akan mencari kader untuk mendukung keberlangsungan partai dan misi politik mereka. Semoga bisa awet hingga Pemilu 2014 ya... :)


Tuesday, September 18, 2012

"Njombang ..." Science and Social Olympiads 2012


"Ustadzah, kaki saya jadi kayak lady-lady..."

Disodori pernyataan seperti itu, pagi subuh di Stasiun Jombang, Jawa Timur, membuat saya sempat bingung. Dan bengong, seperti biasa. "Maksud kamu?" tanya saya pada Nur Kholis, siswa kelas 3B SMP SMART EI si pembuat pernyataan.

"Ini, kaki saya jadi putih semua. Kedinginan di kereta," jawabnya sambil menunjukkan sepasang kaki pemain futsal nasional (#eh) yang memang berubah warna dari biasanya sawo kematangan menjadi pucat macam kaki Thomas Vermaelen. Hyaaa... saya tidak bisa menahan diri untuk tidak nyengir setuju. Pagi itu, Kamis (13/9) bersama saya dan Kholis ada Fadllilah Mulyana, Muhammad Fadhli, Rizky Agung Kurniawan, Faisal Abdulah, dan Johan Ferdian Juno Rizkinanda. Kami baru tiba di Jombang dengan kereta api Bangunkarta, sebuah pengalaman baru bagi kami semua melakukan perjalanan jarak jauh dengan kereta api eksekutif yang pendingin udaranya disetel optimal. Maunya kami sih naik kereta ekonomi biasa saja, tapi ternyata tiketnya sudah tidak tersedia untuk keberangkatan kami. Alhasil, sepanjang perjalanan, selimut yang disediakan pihak KA pun dipakai dengan maksimal pula. Demikian pula colokan listrik yang tersedia di samping tempat duduk saya manfaatkan optimal mengisi ulang daya baterai ponsel (ga mau rugi :p)

Kehilangan identitas karena kedinginan :p

Kami berangkat ke Jombang sebagai peserta perempatfinal Science and Social Olympiads 2012 yang diadakan oleh SMA Darul Ulum 2. SSO kali ini adalah penyelenggaraan ke-13, dan kami baru kali ini ikut serta. Kholis, Faisal dan Juno bergabung dalam tim IPS, sedangkan duo Fadli dan Kiki mewakili tim IPA SMART EI. Sebelumnya mereka mengikuti tes seleksi via internet (yang tertunda selama 24 jam) pada hari Minggu, 9 September 2012. Tiba di Jombang, setelah solat subuh, kami dijemput oleh pihak SMADU 2 dan setelah meletakkan tas, mandi dan sarapan, para siswa ini diberi kesempatan beramahtamah dengan kakak2 panitia di sana. Setelah itu kami diantar ke beberapa pojok sekolah dan lingkungan pesantren yang luas.

Faisal dkk menanyakan kehidupan di asrama Darul Ulum

Sedikit2 berusaha menyegarkan ilmu bersama Embi di ruang kelas yang menjadi tempat bermalam peserta

Besoknya, Jumat, adalah pelaksanaan tes perempatfinal bagi para peserta. Tengok sana sini, sebagian besar peserta berasal dari sekolah2 di Jawa Timur seperti Surabaya, Gresik, Kediri atau Tulungagung. Mereka pun bisa dibilang "veteran" dalam lomba ini karena sudah bertahun2 mengirim peserta dan sangat berpengalaman menghadapi medan tempur dan jenis soal yang diberikan. Sedangkan eserta yang termasuk "orang jauh" dan "pendatang baru" di antaranya adalah kami yang asal Bogor, dan salah satu SMP dari Sumatera Barat. Setelah acara pembukaan, para peserta pun digiring ke berbagai ruang kelas untuk mengerjakan tes.

Pentas kelompok marawis dalam acara pembukaan

Tim IPA berkutat mengerjakan soal

Diskusi kelompok IPS dalam mengerjakan soal

Pengumuman tim2 peserta yang lolos ke semifinal dilakukan seusai solat Jumat. Baik tim IPA maupun IPS SMART EI masih tertunda rezekinya untuk menjuarai SSO ini pada kesempatan pertama kami terjun di dalamnya. Jadinya ada waktu luang buat kami untuk istirahat dan mencari tiket pulang ke Jakarta. Lagi2 kami tidak berhasil mendapat tiket KA ekonomi, jadi terpaksa tiket KA Bangunkarta lagi lah yang terbeli.

Kalau lapar, ini menu yang disiapkan panitia
Sabtu sore, kami kembali diantar oleh panitia SSO ke Stasiun Jombang. Saat kami tiba hari Kamis kan bisa dibilang hari masih gulita, kurang menarik untuk berfoto. Sedangkan sore ini, cahaya matahari masih melimpah, ditambah keadaan stasiun yang tidak seramai stasiun Bogor, maka utusan2 SMART ini pun mencari lokasi2 asyik untuk berfoto.

"Njombang, we were here..."
Pulang naik KA Bangunkarta lagi (foto oleh Johan FJR)
Nah, akhirnya "boarding", siap kembali ke Bogor via
Stasiun Pasar Senen (foto oleh Nur Kholis)
Naik KA Bangunkarta bolak-balik dalam jarak beberapa hari, membuat kami lebih berpengalaman. Sudah tidak ada lagi yang dengan polosnya memesan jus buah dalam gelas plastik seharga 10 ribu rupiah (dan kaget setelahnya, hehe...). Film yang diputar dalam perjalanan pulang ternyata tidak berbeda, yaitu tentang pemain soccer imigran asal Meksiko di Los Angeles, Amerika Serikat, bernama Santiago yang berjuang menjadi pemain football profesional di klub Newcastle United, Inggris.

Pergi ke "nJombang" pertama kali ini menghasilkan berbagai pengalaman. Semoga bisa membawa manfaat bagi kami untuk kesempatan lain di masa depan.

Monday, August 13, 2012

Selamat Idul Fitri 1433 H dari Parung...

Proyek tahunan saat Ramadhan datang lagi bagi para siswa kelas 2 SMART Ekselensia Indonesia, yaitu pengambilan foto bersama untuk pembuatan kartu ucapan Idul Fitri. Kegiatan ini dijalankan pada hari Jumat, 3 Agustus 2012 lalu.

Siswa 2A memilih tempat strategis yang romantis #eaaa... yaitu di halaman dalam Rumah Sehat Terpadu, tepat di seberang sekolah kami. Karena banyaknya lokasi foto yang menarik, maka hasilnya juga banyak yang menarik, dan nantinya membuat bingung saat dipilih untuk dicetak :) 

Sesi foto bebas kelas 2A di halaman RST

Selesai dengan 2A, pagi itu juga siswa kelas 2B berkolaborasi memasang gaya unik mereka. Lokasinya masih di lingkungan sekolah, namun jarang dijelajahi, yaitu di loteng gedung perpustakaan. Lumayan unik nih, karena berlatar gedung asrama sekolah (walau hanya terlihat atapnya saja, hehe...)

Kelas 2B, silau menghadap matahari pagi di atas loteng perpustakaan :)

Baik di lokasi RST maupun loteng perpustakaan, sebelumnya saya telah mintakan izin dulu pada "empunya rumah" sehingga kegiatan foto2 kami berjalan lancar tanpa hambatan. Hari Kamisnya, 9 Agustus, kartunya sudah selesai dicetak! Selain menuliskan pesan selamat hari raya bagi keluarga di rumah, para siswa juga membubuhkan tanda tangan mereka pada kartu yang akan "dikirimkan" kepada para guru serta staf dan karyawan jejaring lain di Bumi Pengembangan Insani ini.

Ramai-ramai tanda tangan pada kartu
Yah, seperti apa sih kartu kiriman kami yang keren di Idul Fitri 1433 ini? Ini dia:


Walau tahun ini kembali tidak berhari raya bersama keluarga di kampung halaman, semoga ucapan maaf kami tiba di hati keluarga, teman2 dan guru2 terkasih... Semoga kita semua mendapat berkah Ramadhan tahun ini, dan semoga kita semua juga dipertemukan Allah dengan Ramadhan2 berikutnya... Amin...

*saat para siswa sudah berangkat i'tikaf di 6 masjid seputar Jakarta dan Bogor*

Wednesday, August 8, 2012

Membuat Komik: Bom Atom - Rengasdengklok - Proklamasi - PPKI

Judulnya kok seperti rangkaian kereta api, ya? :p

Sengaja, untuk menggambarkan betapa kehidupan kita semasa di dunia ini sangatlah berhubungan antara satu peristiwa ke peristiwa lain. Dari kisah satu manusia ke manusia lain. Dari posting di blog yang satu ke posting yang lain, dari curhat yang satu ke curhat yang lain #eh?

Pokoknya demikianlah! Pekan ini kami di kelas IPS SMP SMART EI kembali memasuki materi persiapan kemerdekaan, hingga proklamasi dan pembentukan negara Republik Indonesia. Seperti tahun lalu, kelas 2 membuat komik mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia hingga proklamasi dan akhirnya pembuatan perangkat negara yang baru dibentuk ini. Kegiatan pembelajaran melalui pembuatan komik ini sekaligus menerapkan metode pembelajaran diskusi dengan model kelompok ahli.

Empat kelompok dibentuk di tiap kelas, masing2 sebagai kelompok ahli yang menceritakan mengenai bom atom yang dijatuhkan Amerika di Jepang, peristiwa Rengasdengklok, proklamasi kemerdekaan Indonesia, hingga sidang2 PPKI setelah kemerdekaan. Bedanya dengan tahun lalu, tadinya komik yang dibuat tiap kelompok hanya dua halaman, kali ini menjadi empat halaman. Jadi ceritanya bisa lebih mendalam, dan potensi setiap siswa bisa lebih tereksplorasi. Bukan hanya saat membuat gambar seperti di bawah ini,

Muhib dan Ihda tekun menyelesaikan gambar komik kelompok
tapi juga saat berdiskusi dalam kelompok,

Diskusi antara Wildan dan Doni sebelum menggambar lembar keempat komik kelompok
dan menceritakan kepada teman anggota kelompok yang lain. Seperti penampilan2 di bawah ini nih. Empat kelompok pertama dari kelas 2A, empat kelompok berikutnya presentasi di kelas 2B.

Cerita bom atom Hiroshima dan Nagasaki oleh Faisal Abdulah, Ilyas Mukhlisina Al Latif, Muhammad Azmi, Muhammad Fatih Daffa dan Cecep Muhammad Saeful Islam
Peristiwa Rengasdengklok dalam versi Muhammad Takhsinul Qulub, Afdhal Firman, Abdul Rajab, Sukrismon, dan Nanang Rohmatulloh
Serunya proklamasi kemerdekaan Indonesia dalam pejelasan Dion Suryadi, Farid Ilhammuddin, Andrian Eka Wijaya dan Tedi Maulanazri

Penjelasan mengenai sidang2 PPKI setelah kemerdekaan dari Muhibbuddin, Renald Maulana Fadli, Muhammad Sayyid Nur Marasabessy dan Muhammad Ihda Al-Husnayain 

Penjelasan penjatuhan bom atom 2B oleh Wildan Khoirul Anam, Jefri Apriansyah, Riki Amrizal, Wayan Muhammad Yusuf, dan Doni Septian
Komik peristiwa Rengasdengklok, as told by Agni Ardi Rein Prasetyo, Afdal Kurnia, Kabul Hidayatulloh, dan Arief Yoga Pratama

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diceritakan kembali oleh Alfian Ma'ruf Anshori, Nengah Affan Riadi, Ade Putra Tri Prima dan Fahrul Hilman

Choiri Abdillah, Sutrisno, Muhammad Wahyudin Nur dan Andhar Andrianto menjelaskan suasana sidang2 PPKI
Dengan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa seperti ini, tiap siswa mau tidak mau akan aktif mengerjakan bagian yang ditugaskan kepadanya, di samping ia harus mampu membuat teman yang lain memahami penjelasannya. Di samping itu, ia juga akan berusaha mendengarkan penjelasan teman dengan aktif  untuk menguasai materi yang bukan bagian dari tugas kelompoknya.

Begitu, deh! Walau para siswa ini sedang mejalankan puasa Ramadhan, materi ini tersampaikan dengan sukses! Ustadzah Vera -yang sedang sariawan- bisa agak irit tenaga menerangkan, hehe... Bisa jadi ada berkah Ramadhan di dalamnya, karena dengan meneliti bacaan yang ada, semua siswa pun paham bahwa para pendiri bangsa ini pun berjuang memerdekakan negara Indonesia, dulu, 67 tahun lalu, saat sedang bulan Ramadhan pula...