Friday, August 12, 2011

Si Ranking 1!

Untuk edisi Idul Fitri, 18 siswa SMART EI kelas 2 dan 3 semalam ikut rekaman pengambilan gambar acara kuis "Ranking 1 " di TransTV. Setelah berangkat menjelang pukul 11 siang dari Parung (karena dikatakan rekaman di studio TransTV, Jakarta Selatan mulai pukul 3 sore), ternyata mulai acaranya baru menjelang pukul delapan malam. Haduh... memang harus sabar kalau mau jadi artis televisi yah :)

Nah, akhirnya ada salah satu dari 18 siswa SMART ini yang berhasil jadi ranking satu! Siapa dia? Penasaran kan? Iya kan??? *maksa :p* Haha... Tunggu saja penayangannya. Menurut jadwal yang kemarin disampaikan, rekaman kuis semalam akan ditayangkan pada pagi hari kedua Idul Fitri. Jadi, jangan ketinggalan menyaksikannya ya.

* sedikit bocoran: wajah si ranking 1 ini, ada di laman ini, sebagai salah satu penyaji makalah. Tebak saja yang mana tuuh :) *

Thursday, August 11, 2011

Balada Si Iwan Mencari Kerja

Di kelas IPS, kami sedang mempelajari materi kelas VIII, yaitu tentang ketenagakerjaan. 


SK: Memahami kegiatan perekonomian di Indonesia
KD: Mendeskripsikan permasalahan angkatan kerja dan tenaga kerja sebagai sumber daya dalam kegiatan ekonomi, serta peran pemerintah dalam upaya penanggulangannya.


Pada pertemuan pertama, setiap siswa membawa guntingan iklan lowongan kerja dari koran, dan sama2 kami mencoba menganalisis, bisakah kesempatan2 kerja ini mengatasi masalah ketenagakerjaan di negeri tercinta Indonesia ini (halaaah...). Kesimpulan kami, beberapa lowongan yang ada memang bisa memberi kesempatan kerja sekaligus kepada puluhan angkatan kerja yang belum berpengalaman (contoh: "asisten produksi di perusahaan garmen, minimal lulusan SMA"). Namun mayoritas mensyaratkan pendidikan lebih tinggi, dan juga hanya bagi mereka yang sudah berpengalaman di bidang yang sama. Alhasil angkatan kerja yang bisa memenuhi kesempatan kerja ini hanya sebagian kecil saja. Sisanya? Mungkin sedang duduk di bilik warnet di samping kita...


Hari ini, setelah membuka kelas dan melakukan apersepsi, saya mencolokkan kabel speaker (pinjaman dari kelas Kimia) ke komputer. Aplikasi iTunes sudah saya buka, saya siapkan lagu "Sarjana Muda" dari Iwan Fals. Sebelum lagu diputar, kepada tiap siswa saya bagikan teks lagu ini, tapi tidak lengkap. Ada bolong-bolongnya. "Eh, kayak kelas bahasa Inggris, tebak teks lagu," sebut para siswa sambil mengamati kertas di tangan mereka. "Lagu apa ini? Siapa sih Iwan Fals? Suaranya pasti fals, ya?" demikian komentar2 anak muda kelahiran akhir abad 20 ini. Komentar2 tersebut membuat ustadzah Vera sebagai anak muda juga (#eh?) yang sudah jadi fans bang Iwan saat anak2 ini baru lahir, nyengir. Makin sadar adanya kesenjangan budaya dengan para fans Cherry Bells ini. Maaf ya, bang Iwan :)


SARJANA MUDA
-Iwan Fals-


Berjalan seorang ________ muda, dengan _______ lusuh di pundaknya
di sela _________ tampak mengering, terselip sebatang ________ liar.


Jelas menatap _______ berarak, wajah _______ semakin terlihat
dengan langkah ________ tak terarah, keringat bercampur ______ jalanan.


Engkau ________ muda, resah __________ kerja
________________ ijazahmu.
_______ tahun lamanya bergelut dengan buku, 'tuk _________ masa depan.
Langkah kakimu __________ di depan halaman sebuah __________.


Tercenung, ______ engkau melangkah, dari pintu ________ yang diharapkan
terngiang kata tiada ____________ untuk _______ yang didambakan.


Tak peduli __________ lagi, namun ________ sama kau dapatkan.
Jelas menatap _______ berarak, wajah _______ semakin terlihat


Engkau ________ muda, resah ____ ______ kerja
tak _________ ijazahmu.
_______ tahun lamanya bergelut dengan buku, _________ semuanya.


__________ putus asa dia berucap, “________, ______”.

Ssst... ayo dengar lagunya! Serentak kelas hening, membiarkan awalan lagu dengan suara jalan yang penuh pekik knalpot dan tiupan angin terdengar jelas, lalu musik pengiring mengalun bersama dengan suara bang Iwan. Para siswa begitu tekun mengisi lembaran di meja mereka, sambil sekali menggerakkan kepala untuk menangkap suara lirih artis ini di beberapa bagian. Benar2 kelihatan kalau mereka belum pernah mendengar lagu ini sebelumnya.

Satu putaran lagu selesai. "Ulang lagi, ustadzah," pinta beberapa siswa. "Lagunya bagus, sih," kata yang lain. Sementara ada juga yang berkata dengan polos, "Suaranya bagus kok, nggak fals." Haha... sekali dengar langsung dapat fans baru! *berasa saya yang jadi artis*. Baiklah, saya putarkan sekali lagi. Beberapa siswa sudah berpindah duduk mendekat, sedangkan yang lain sudah mulai ikut bersenandung mengikuti lagu yang musiknya menyayat ini.

Ini album legendaris "Sarjana Muda" itu

Berikutnya saya minta mereka menulis satu paragraf di bawah teks lagu yang kini sudah lengkap itu: apa makna dari lagu yang dirilis tahun 1981 ini? "Waaa... tahun 1981! Jadul banget!" seru beberapa orang. Begitupun, mereka kemudian menuliskan kesan yang mereka tangkap dari lagu ini.

Salah satunya, Firman Mursal, menuliskan begini:
Makna dari lagu Sarjana Muda yang diciptakan oleh Iwan Fals adalah seorang pria yang sedang mencari kerja tetapi tidak ada lowongan sekalipun dia juga mencari kerja hanya mengandalkan ijazah dia kecewa tidak dapat pekerjaan di manapun dia minta maaf kepada ibunya karena tidak dapat pekerjaan karena ibunya yang membiayainya.

Bingung? Mungkin Firman juga. :) Mari simak tulisan Arzaq Tahara Fitwantyo berikut:
Seorang pria, seorang pencari kerja yang sudah mendapatkan gelar D3 atau sarjana muda. Ia kelelahan mencari kerja sampai kecapekan. Terus dan terus mencari. Dia mengandalkan ijazah yang didapatkannya. D3 ditempuh selama 4 tahun oleh pria tersebut. Terus mencari dari kantor ke kantor, tapi selalu ada kata tiada lowongan. Murung dan menyesal, mengkhawatirkan ibunya.

Dan ada lagi salah satu kesan unik dari Muhammad Indra Kajak, mencampurkan fiksi dan realitas :)
Iwan adalah seorang anak yang mencari kerja yang hanya mengandalkan ijazah. Ayahnya seorang tentara, Iwan hanya ingin bekerja dengan kemampuan sendiri, tidak bekerja menjadi tentara. Lalu Iwan mengamen dan sudah 4 tahun dia belum mendapatkan pekerjaan. Karena 4 tahun tidak dapat pekerjaan dia pun setengah putus asa.
Pelajaran yang bisa kita ambil, yaitu: kita bukan hanya mengandalkan ijazah tetapi harus ada character atau attitude. Kita tidak boleh putus asa.

Walau sebagian besar dari siswa di kelas IPS saat ini masih belum dapat digolongkan sebagai angkatan kerja, hari ini kami belajar prihatin tentang nasib para pencari kerja. Hari ini kami belajar bahwa mencari kerja itu tidak mudah, dan janganlah hanya mengandalkan ijazah sekolah belaka.

Iya, kan? *mencari dukungan*

Wednesday, August 10, 2011

Foto Keren Kelas 2 SMART EI Tahun Ini

Sudah hampir satu bulan nih, angkatan 7 bersatu jadi anak kelas 2 di SMART EI. Tadi kami membuat foto kelas, yang semoga bukan pose pasaran di sekolah ini. Oiya, hari ini baru kelas 2A. Kelas 2B menyusul deh... :)


Saturday, July 30, 2011

Komik "Kemerdekaan Indonesia"

Belajar di kelas tahun ajaran ini sudah mulai! Minggu pertama yang lalu, di kelas IPS kami mulai dengan -seperti biasa- pretest. Biar kebayang oleh para siswa baru di kelas 2 ini, macam apa nanti pelajaran yang akan mereka hadapi selama setahun ke depan bersama saya :).


Pretest sudah diperiksa bersama-sama para siswa, sekalian belajarlah. Hasilnya pun... demikianlah, namanya juga pretest, hehe... Tidak ada KKM diberlakukan untuk tes kali ini, karena tidak lulus pun tidak masalah. Rata2 siswa baru mencapai 50 persen dari nilai maksimal. Semoga di akhir semester bisa nilai maksimal, tentunya.


Nah, di minggu kedua kemarin, kami masuk materi Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Dari dijatuhkannya bom atom di Jepang oleh Sekutu, terjadinya Peristiwa Rengasdengklok, langsung digabung materi Proklamasi Kemerdekaan, hingga Pembentukan Pemerintahan RI. 


SK: Memahami usaha persiapan kemerdekaan
KD: (1) Menjelaskan proses persiapan kemerdekaan Indonesia, (2) Mendeskripsikan peristiwa-peristiwa sekitar proklamasi dan proses terbentuknya negara RI


Agar pelajaran tidak terlalu banyak memakan waktu karena materi yang disajikan lumayan banyak (dua bab), maka masing2 kelas dibagi menjadi empat kelompok. Tiap kelompok diminta untuk menyajikan materi bagiannya dalam bentuk komik yang kemudian dipresentasikan di hadapan teman2 sekelasnya.


Dimulai dari presentasi kelompok kelas 2A ya...




Ceria banget yah kelompok ini. Komik mereka mengenai Jepang yang dijatuhi bom atom oleh Sekutu. Anggotanya Juniar TP Gamgulu, Muhammad Indra Kajak, Rizky Agung Kurniawan, Fadlilah Mulyana dan M. Rizka Fadillah Badar


Berikutnya Aldi Julian, Krisna Adrian, Johan Ferdian Juno, Jajang Saputra dan Fathan Shorih, bersiap presentasi Peristiwa Rengasdengklok

Muhammad Zikri, Arzaq Tahara Fitwantyo, Fachri Umar, Firman Mursal dan Dedi Yudi Rahadi, bersiap presentasi materi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Ada Abdussomad, Ahmad Fattahur Rozak, Dian Kurnia Afiandi, Muhammad Fajar dan Muhammad Robby Salam bersiap mempresentasikan Pembentukan Pemerintahan Indonesia.

Berikutnya adalah presentasi oleh siswa kelas 2B, dengan urutan kelompok sama dengan kelas 2A.


Penjatuhan Bom Atom di Jepang, oleh Muhammad Syawal, Fatqur Rohman, Mohamad Andi, Mufid Muhyiyudin, dan Yodie Ikhwana.

Peristiwa Rengasdengklok, oleh Karunia Adiyuda Dilaga, Muhammad Reza Alamsyah, Nur Kholis, Andhar Adrianto, dan Muhammad Abdul Basit


Nggak kalah ceria: Farhan Aziz, Rofi M. Nur Al-Asad, M. Iqbal Arifianto, Agung Hendayana dan Muhammad Fadhli, bercerita tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Kelompok "pemalu" difoto kok banyak yang menunduk :).
Dedi Lastari, Muhammad Fardin, Heri Darmanto -wajah tidak dipublikasikan-, Fitraturahman dan Muhammad Zulkifli, mengisahkan Pembentukan Pemerintahan Indonesia.



Sebenarnya ada video presentasinya juga untuk sebagian kelompok, tapi sayang belum dirapikan. Kapan2 dilihat lagi ya... :)

Wednesday, July 27, 2011

Akibat Ikut "Lomba Blogger"

Kami sedang di ruang BK SMART Ekselensia Indonesia: saya, ustadzah Anna Hanifah, ustadzah Ratna Yestina, ustadzah Dina Auliya, ustadzah Sulistami Prihandini (a.k.a Mbak Dini, koordinator alumni SMART). Berlima, kami sedang mencari ide, apa gerangan yang harus kami tulis untuk Lomba Blogger Kemanusiaan-nya Dompet Dhuafa. Ada juga duo guru BK, ustadzah Ana Mariana dan ustadzah Rini Rahmawidayati, mereka tidak ikut lomba, sehingga menjadi tim sorak saja, hehe...


Di ruangan yang kami pilih ini, situasinya lumayan asik, ruangannya adem sih :p. Tapi tetap saja kami stres karena bingung mau menulis apa. Alhasil, untuk mengendorkan syaraf, difoto saja deh! :)



Keterangan foto: ustadzah Anna sudah keluar mencari sinyal wi-fi (kok kasihan dia nggak kebagian); ustadzah Ratna hanya tampak laptopnya di ujung kiri, dan ustadzah Dina seperti biasa langsung tanggap kamera dan eksis!

Selamat berlomba, teman2... \(^o^)/

Friday, July 22, 2011

Lomba Blogger Kemanusiaan



Masih ada kesempatan satu hari lagi untuk daftar, hingga 23 Juli 2011! Lomba ini diadakan dalam rangka milad ke-18 Dompet Dhuafa. Ketentuan dan syarat lomba ada di sini. Kalau ikut, nanti bisa ketemu saya lho... *sok ngetop* :)

Tuesday, July 19, 2011

Hari Pertama

Hari ini, SMART Ekselensia Indonesia memulai hari pertama tahun ajaran 2011/2012. Senin pagi kan, ada upacara tentu, diikuti seluruh siswa kelas 1 sampai kelas 5.


Pengibaran bendera merah putih. 


Pembacaan janji setia siswa.



Tausiyah, dari ustadzah Latifah Farray

Siswa SMART EI... santun! (dengan beraneka wujud senyum manisnya).

Selesai upacara, ada kegiatan penghangatan hati sebelum masuk ke kelas untuk belajar. Siswa kelas 1 dan kelas 4 menjalani masa orientasi SMP dan SMA, sedangkan siswa kelas 2, 3 dan 5 mengikuti kegiatan lapangan yang seru2 dan basah :p.

Di Pos 1 bersama ustadzah Ulfi (dan di latar belakang ada ustadz Firman dan ustadzah Dina yang ingin ikut eksis di depan kamera, hehe...).



Para penjaga Pos 2: ustadzah Lisa, ustadz Ari Sis dan ustadzah Anna. Plus ustadzah Vera yang jaga kamera, hehe...

Selamat belajar kembali di kampus pembelajar sejati!