Monday, October 31, 2011

Saman dan Korea

Setelah pada saat pembukaan, hari Kamis lalu, teman-teman siswa Korea Selatan menyaksikan penampilan tari saman oleh siswa SMART EI, hari ini giliran mereka belajar menarikannya, bersama para instruktur cilik itu ... :)


Farhan (kaus hitam) dan teman2 mengajarkan tari saman pada siswa-siswa Korea Selatan

Farhan memperhatikan gerakan "murid2"nya :p

Dari kanan, para instruktur tari saman SMART EI: Rizka, Indra, Mufid dan Fadhli

Ayo... menari sama2!

Mufid yang mungil dibandingkan teman2 Koreanya, membantu mengarahkan satu gerakan 

Rizka yang serius menari di tengah teman2 Korea.


Friday, October 21, 2011

Partai Politik Baru 2011

Minggu lalu saat saya bertugas di Pangkalpinang, siswa di kelas 2 SMART EI tetap melakukan aktivitas belajar mereka dengan tugas yang saya titipkan. Untuk materi PKN mengenai demokrasi, mereka membuat kelompok2 untuk membentuk partai-partai politik!


Iya, ini serius lho. Mereka melakukan rapat pengurus, membuat lambang partai, dan menuliskan visi dan misi partainya. Tinggal didaftarkan saja nih ke Kementrian Hukum dan HAM, jadi nanti bisa ikut diverifikasi untuk bisa dipilih atau tidak dalam Pemilu 2014 :)


Inilah partai-partai baru tersebut:


Partai Gerakan Pemuda Indonesia, dengan ketua umum partai M. Rizka Fadillah Badar

Partai Insan Pemuda Indonesia, ketua umumnya Dedi Yudi Rahadi
 
Partai Gerakan Cendikia Indonesia, diketuai oleh M. Robby Salam

Partai Gerakan Rakyat, diketuai Fadlilah Mulyana


Partai Sahabat Bangsa, ketuanya Yodie Ikhwana

Partai Asosiasi Jalinan Anak Indonesia Berkarya, dengan ketua Fatqur Rohman
Partai Gerakan Pembela Indonesia, diketuai oleh Karunia Adiyuda Dilaga



Partai Sejahtera Pembangun Bangsa, diketuai oleh Nur Kholis


Bagaimana nanti kampanyenya? Tunggu minggu depan setelah kami selesai UTS, ya :)

Monday, October 17, 2011

Pangkalpinang, dari Udara

Saya kembali diminta menjadi pemateri pelatihan dari Makmal Pendidikan lagi. Jika saat ke Papela di Rote Timur, Maret lalu, saya mengantarkan materi Ceruk Ilmu, kali ini saya bersama Ibu Evi Affifah membawa bundel materi "Paradigma Baru Pendidikan Indonesia", di SDN 40 Kacang Pedang, Pangkalpinang, di pulau timah Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Pertama kali terbang ke Bangka! Antusias juga dengan penugasan ini, karena berharap bisa sedikit menengok "pulau sebelah" yang tahun2 belakangan ini lebih ngetop seiring dengan meledaknya buku Laskar Pelangi, yaitu Belitung, hehe... Kami berangkat dari Bogor pagi buta, Selasa 12 Oktober 2011, lalu terbang dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 10.30 WIB, dan mendarat di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang beberapa saat sebelum tengah hari.

Seperti biasa, saya minta wiindow seat, agar bisa mengambil foto awan dan pemandangan tempat tujuan dari udara.

Awan di atas Pulau Bangka yang penuh 'kolong' bekas galian timah

Kelokan sungai di Pulau Bangka

Jalan utama Pulau Bangka berselimut debu pertambangan timah

Mendekat ke Pangkalpinang

Sungainya... terlihat penuh endapan begitu, ya?

Begitu mendarat, kami mencari taksi untuk menuju lokasi pelatihan di daerah Kacang Pedang. Tarif taksi dalam kota ternyata dipukul rata, jauh dekat limapuluh ribu rupiah. Agak berputar2 karena pak supir taksi kurang paham alamat tujuan kami, akhirnya kami sampai dengan selamat di SDN 40 Pangkalpinang, yang sedang direnovasi dengan bantuan PT Trakindo Utama.


Di darat, kota Pangkalping tidak jauh berbeda penampakannya dengan Bogor. Hanya terasa lebih panas dan berdebu. Di mana-mana jalan-jalan kota diselimuti debu dari hasil penambangan timah, sehingga dari udara terlihat keemasan seperti Eldorado #tidak nyambung #abaikan :)

Pelatihan bagi para guru SD di Pangkalpinang itu baru dilaksanakan esok harinya, Kamis 13 Oktober 2011. Dibuka oleh Kepala Sekolah SDN 40, beberapa pejabat berwenang dari kanwil Depdiknas kota Pangkalpinang ikut hadir. Demikian juga perwakilan dari PT Trakindo Utama.

Pembukaan pelatihan oleh Ibu Kepala SDN 40 PKP

Sambutan dari Bapak Jony, perwakilan PT Trakindo Utama.


Wednesday, October 5, 2011

Pajak, oh Pajak (Bagian 2)

Sebagai kelanjutan pembelajaran mengenai pajak, hari ini kelas 2A dan 2B mengerjakan produk kelompok berupa poster ajakan membayar pajak. Ini foto2 kerja kelompoknya, beserta hasil karyanya.


2B: Farhan, Basit, Dedi dan Andi
Karya Farhan dkk: "Jangan Salah Bayar Pajak" 


2B: Iqbal, Fatqur, Karunia dan Andhar
Karya Iqbal dkk: "Pajak Bukan Permasalahan, Tapi Jalan Kesejahteraan"


2B: Heri, Fardin, Fitra, dan Fadhli


Karya Heri dkk: "Pajak Lancar, Rakyat Makmur".


2B: Yodie (tampak belakang kepala), Kholis, Rofi dan Syawal
Karya Yodie dkk: "Pajak untuk Rakyat, Bukan untuk Pejabat"


2B: Mufid, Zulkifli, Agung dan Reza
Karya kelompok Mufid: "Pajak Tak Terlaksana, Rakyat Merana"


2A: Firman, Arzaq, Jajang dan Fadlilah

Firman dkk bersama karya mereka: "Memanusiakan Manusia dengan Pajak"


2A: Robby, Johan (a.k.a Juno), Umar dan Zikri 

Karya Robby dkk: "Pajak untuk Indonesia yang Lebih Baik"


2A: Fathan, Rizka, Fajar, dan Dian

Karya Dian dkk: "Pajak Bukan untuk Koruptor"


2A: Indra, Rizky, Hadi dan Krisna

Karya Indra dkk: "Selamatkan Pajak dari Koruptor"


2A: Somad, Juniar, Aldi dan Rozaq
Karya Somad dkk: "Pajak Hilang, Indonesia Melayang"
Ayo, ikut bayar pajak, dan awasi penggunaannya!

Friday, September 30, 2011

Olimpiade Geografi 2011 Se-Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten

Hari Minggu, 25 September 2011, sebanyak 13 siswa SMP dan SMA SMART Ekselensia Indonesia berangkat pagi2 dari asrama SMART EI menuju SMPN 5 Bogor. Delapan siswa SMA dan lima siswa SMP ini mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Bogor untuk Olimpiade Geografi Se-Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. Lomba tahunan yang diadakan oleh BEM Pendidikan Geografi Universitas Pendidikan Indonesia Bandung ini ternyata juga ada untuk tingkat guru. Karena itu, saya dan ustadzah Detty Hidayah, guru geografi SMA SMART EI, ikut diutus manajer untuk mengadu bakat dan nasib (#eh?) bersama para siswa kami.

Sempat kaget ketika masuk halaman SMPN 5 Bogor itu karena ternyata di hari yang sama akan ada temu kangen alumni angkatan 1982 (ampuun... jadul tiada tara..), kami diberi informasi oleh panitia bahwa bagi para siswa tingkat SMP dan SMA masing2 akan diambil tiga siswa dengan nilai terbaik di tiap kabupaten/kota untuk babak final di Bandung pada tanggal 10 Oktober mendatang. Kalau untuk tingkat guru, hanya satu orang per kota/ kabupaten, entah guru SMP atau SMA, tergantung amal, eh, nilai tertinggi tentunya. Hmm... dan pengumuman peserta yang lolos ke babak final itu hari ini!

Mari, silakan buka link ini . Ternyata ada tiga siswa SMART EI yang lolos ke final di UPI Bandung. Hip-hip hurray! Selamat buat Fachry Ali Firdaus (SMA), Johan Ferdian Juno Rizkinanda (SMP) dan Nur Kholis (SMP), yang alhamdulillah masih harus belajar lagi untuk berjuang di tingkat berikutnya. Sedangkan saya dan mbak Detty, masih harus belajar lebih heboh lagi untuk mencapai hasil yang lebih baik :)

Fachry Ali Firdaus, asal Garut, Jawa Barat.


Johan Ferdian JR (a.k.a Juno), asal Magelang, Jawa Tengah.


Nur Kholis, asal Pemalang, Jawa Tengah.

Doakan mereka mendapat hasil terbaik, ya!

Thursday, September 29, 2011

Pajak, oh Pajak (Bagian 1)

Materi IPS Terpadu untuk kelas 2 SMP SMART EI saat ini masuk ke dunia perpajakan.

Kata "pajak", tentu sudah sering didengar oleh para siswa kami. Membayar pajak? Nah, lumayan banyak yang merasa belum pernah melakukannya. "Kan kami masih kecil! Mana ada anak kecil bayar pajak?" seru beberapa siswa yang (kali ini) merasa masih kecil :)

Saya langsung memberi tangkisan atas alasan belum penah bayar pajak itu. Saya ambil ilustrasi dari kehidupan nyata. Di seputaran Parung ini banyak minimarket yang kerap juga dikunjungi para siswa saat hari bebas Sabtu atau Minggu. ("Iyaaa..." sahut para siswa yang merasa pernah mampir di minimarket tersebut). Namun jarang yang sadar memperhatikan bahwa di bagian bawah struk pembayaran belanja di minimarket tersebut tercetak kata-kata berikut "Harga BKP termasuk pajak". Jika pun ada yang membaca, belum tentu mereka tahu bahwa "BKP" tersebut adalah "barang kena pajak". Artinya, setiap melakukan pembelian barang dari minimarket tersebut, mereka telah membayar pajak.

Terlihat tidak? "Harga BKP sudah termasuk PPN"

"Aaah... masak sih?" beberapa siswa masih tidak percaya. Lalu pertanyaan mereka berlanjut dalam awal pembelajaran di kelas. Banyak. Misalnya berkaitan dengan apa saja kegunaan pajak itu. Selain itu, mereka yang senang membaca berita nasional dan kenal nama dengan "legenda" Gayus Tambunan, bertanya, buat apa rakyat membayar  pajak kalau akhirnya digondol oleh tokoh yang namanya telah disebut di atas itu.

Agar jawaban yang diberikan buat mereka lebih afdhol, maka saya mengajukan kepada sekolah untuk mengundang seorang auditor pajak dari Kantor Pajak Jakarta Barat, sebagai guru tamu bagi para siswa. Dengan kolaborasi bersama ustadzah Solehah yang mengajar ekonomi kelas 4 IPS, juga dengan teman2 di komunitas filantropi pendidikan, akhirnya sang auditor itu tiba di sekolah kami tadi siang.

Ini orangnya, Rahmad Harun Harahap:



Dan ini saat selesai acara "kuliah umum"-nya, bersama kepala asrama SMART EI, ustadz Yasyfi Nasution.



Selamat melanjutkan belajar perpajakan minggu depan ya, teman2...


Friday, August 12, 2011

Si Ranking 1!

Untuk edisi Idul Fitri, 18 siswa SMART EI kelas 2 dan 3 semalam ikut rekaman pengambilan gambar acara kuis "Ranking 1 " di TransTV. Setelah berangkat menjelang pukul 11 siang dari Parung (karena dikatakan rekaman di studio TransTV, Jakarta Selatan mulai pukul 3 sore), ternyata mulai acaranya baru menjelang pukul delapan malam. Haduh... memang harus sabar kalau mau jadi artis televisi yah :)

Nah, akhirnya ada salah satu dari 18 siswa SMART ini yang berhasil jadi ranking satu! Siapa dia? Penasaran kan? Iya kan??? *maksa :p* Haha... Tunggu saja penayangannya. Menurut jadwal yang kemarin disampaikan, rekaman kuis semalam akan ditayangkan pada pagi hari kedua Idul Fitri. Jadi, jangan ketinggalan menyaksikannya ya.

* sedikit bocoran: wajah si ranking 1 ini, ada di laman ini, sebagai salah satu penyaji makalah. Tebak saja yang mana tuuh :) *