Friday, April 10, 2015

Gunung Padang: Mission Accomplished!

Seperti orang punya utang, kalau kita punya misi yang belum tertunaikan, kok rasanya tidak enak ya. Berjalan terasa berat, tidur tidak nyenyak, makan tidak enak... 

Oke, kalimat terakhir di atas berlebihan :) Kalau bagian punya misi yang belum tertunaikan, hal itu benar belaka. Sejak mengambil amanah mengajar mapel sejarah di SMA SMART Ekselensia Indonesia tahun ajaran lalu, saya langsung membedah materi untuk membuat pembaruan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Harapan saya, hanya sedikit saja buku teks yang ada di sekolah selama bertahun-tahun, yang akan menjadi sumber belajar di kelas. Jadinya setiap ada surat kabar dan majalah yang memiliki berita menarik, saya simpan. Berbagai metode penyampaian pembelajaran saya kulik2 agar bisa digunakan dengan lebih.

Contohnya, pembelajaran mengenai masa praaksara dengan mencoba meniru teknik pembuatan logam manusia masa itu dengan belajar menjadi undagi. Kita tidak bisa pergi ke masa lalu, tapi bisa menerapkan pengetahuan kita untuk menyelami kehidupan di masa itu.

Dan tentunya, tempat belajar yang menarik perlu disiapkan. Belajar sejarah yang paling asyik sebenarnya adalah di lokasi kejadian di masa lalu. Tapi kita kan tidak punya "pintu ajaib ke mana saja" a la Doraemon, jadi terpaksa lokasi belajar masih di wilayah yang terjangkau di sekitar Bogor saja. Tapi sekali-sekali boleh deh, kita rancang pembelajaran yang bisa sekaligus membawa berkelana jauh... sampai ke masa lalu. 

Sudah sejak setahun lalu saya dan ustadzah Detty, guru geografi sekolah kami, merancang pembelajaran lapangan bersama di sebuah lokasi yang sangat menantang dan "nyambung" dengan materi kami di kelas X. Materi sejarah mengenai peradaban awal masyarakat Indonesia, dipadukan dengan materi lithosfer di kelas geografi, tentu akan terasa gregetnya jika dipadukan dalam pembelajaran di situs kontroversial yang sedang ramai dibicarakan, situs megalitik Gunung Padang, Cianjur.

Dirancang sedemikian lamanya, tadinya kunjungan ini akan dilaksanakan sekitar bulan Oktober 2014. Selain materi sejarah dan geografi, pelajaran bahasa Indonesia juga akan bergabung dengan materi menulis dan membaca berita. Khusus untuk siswa jurusan IPA, bahkan ada materi Fisika menyelidiki medan magnet di seputar kawasan. Namun ada gangguan yang tidak memungkinkan pembelajaran ini terlaksana saat itu. Masa berlalu, semester berganti, dan jadwal diputar, hingga akhirnya kami bisa berangkat ke situs megalitik yang usianya dikatakan lebih tua daripada piramida Mesir ini.

Sebanyak 34 siswa kelas 4 SMART EI berangkat dari sekolah hari Kamis (9/4), sekitar pukul 5.20 WIB, didampingi oleh saya, ustadzah Dini guru sosiologi, ustadzah Retno yang mewakili guru bahasa Indonesia, plus ustad Eko dan ustad Juli sebagai pendamping pengemudi di bagian depan truk penumpang milik Kopassus yang kami sewa :)

Perjalanan Parung-Cianjur sampai memakan waktu 3,5 jam dengan rute bagai perjalanan Ninja Hattori yang mendaki gunung lewati lembah. Alhamdulillah kami tiba juga dengan selamat sekitar pukul sembilan, saat lokasi situs bisa dibilang masih kosong dari serbuan pengunjung. 

Gerbang masuk areal situs Gunung Padang.
Berfoto sebelum mulai mendaki teras-teras Gunung Padang (foto oleh Ilyas FMA).
Mendengarkan penjelasan Pak Yudha, salah seorang pemandu di situs Gunung Padang
Foto bersama di areal teras ketiga (foto oleh Ardi Rein)
... dan foto bersama lagi sebelum beranjak pulang :p... (foto oleh M Fatih Daffa).

Nah, dari sini, cerita akan dilanjutkan oleh salah satu siswa peserta pembelajaran lapangan ini, Farid Ilham Muddin, di laman situs duabelasdetik.com. Selamat membaca :)

Wednesday, April 1, 2015

Pengumuman Peserta Tes Psikologi SNB SMART EI 2015/2016

Bismillahirahmanirrahim.

Kelas pengayaan bahasa angkatan 11 SMP SMART Ekselensia Indonesia

Berikut ini adalah nama2 para calon siswa dari wilayah Jabodetabek yang lolos ke tahap tes psikologi dalam rangkaian Seleksi Nasional SMART Ekselensia Indonesia 2015/2016.

  1. Abdul Malik Fajar
  2. Adandi S.R.
  3. Agil Munawar
  4. Ahmad Al Wabil
  5. Ammar Asy Syakur
  6. Dafa Azhari
  7. Dito Mursalim
  8. Fakhri Khairi
  9. M. Aiman
  10. M. Fadhil Ilham
  11. M. Haidar Nurwaskita
  12. M. Nawaf
  13. M. Raihan Azmi
  14. M. Rizki R.
  15. M. Sahal
  16. M. Zidan R.
  17. Nur Indra S.
  18. Rafli SR.
  19. Ramadhan Qurtubhiy
  20. Sulthan Yusuf Maulana



Tes akan dilaksanakan di kampus SMART EI, Jl Raya Parung-Bogor KM 42, Kemang, Bogor, pada hari Sabtu, 18 April 2015, mulai pukul 07.00 WIB.

Selamat mempersiapkan diri, teman2. Semoga sukses menjalani tes dan diberi hasil terbaik oleh Allah swt...

Thursday, March 5, 2015

Merayakan "World Read Aloud Day 2015"

Selalu senang bila kalender menunjukkan waktu memasuki awal Maret. Ini artinya pada hari Rabu minggu pertama ada kegiatan seru yang bisa dilakukan bersama banyak pembaca di seluruh belahan dunia, yaitu "World Read Aloud Day". Mari tengok kalender terdekat, di tahun 2015 ini, peringatan hari membaca keras2 untuk orang lain ini jatuh pada tanggal 4 Maret. Rabu kemarin. Iya, kemarin.


Di sekolah kami nun di pedesaan Jampang nan basah di musim hujan, kegiatan membaca ini diadakan bersama siswa2 kelas 1 SMP SMART Ekselensia Indonesia, pada jam pengayaan bahasa setelah dzuhur. Sebagai anggota Goodreads Indonesia, komunitas berbasis kegiatan daring bidang baca-membaca, saya terpacu untuk bisa melihat minat baca di kalangan siswa paling muda SMART EI tahun ajaran ini.

Sebabnya, karena ada survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan penurunan minat baca masyarakat. Berdasarkan hasil survei 2006-2012, untuk surat kabar ada tren penurunan. Pada 2006, persentase orang yang membaca ada 19,98, selanjutnya untuk 2009 turun menjadi 16,26, dan 2012 menjadi 15,06.

Penurunan jumlah pembaca juga terjadi terhadap tabloid/majalah. Persentase masyarakat yang membaca tabloid/majalah berkurang, dari 11,26 persen pada 2006, turun menjadi 7,45 persen pada 2009, dan 6,92 persen selama 2012.

Sementara itu, untuk pembaca buku cerita cenderung stabil. Pada 2006, angkanya sebesar 6,46 persen, turun jadi 4,58 persen pada 2009, dan naik lagi menjadi 5,01 persen untuk 2012. Selanjutnya, yang membaca buku pelajaran sekolah meningkat, dari 18,27 persen pada 2006 menjadi 19,13 persen selama 2009, dan 20,48 persen pada 2012 (data dari VivaNews.com, 19 Desember 2014)

Apakah hasil survei tersebut sesuai dengan kondisi di SMART, saya tidak tahu karena belum pernah ada penelitiannya. Tapi mengenai "membaca dengan suara keras" (reading aloud) yang dilakukan guru (atau orang dewasa) kepada siswa (atau anak2) konon ada beberapa manfaatnya, yaitu memberikan contoh proses membaca secara positif; mengekspos siswa untuk memperkaya kosa kata; memberi siswa informasi baru; mengenalkan kepada siswa berbagai aliran sastra; serta memberi siswa kesempatan menyimak dan menggunakan daya imajinasinya.

Tentu kegiatan membaca keras ini harus ada persiapannya ya. Persiapan utama adalah mencari buku2 yang sesuai untuk pembaca dan pendengarnya. Saya sudah bongkar buku2 saya di tiga lemari terpisah untuk kegiatan ini, lalu terkumpullah sepuluh buku yang menurut saya cocok untuk dibaca siswa usia 12-13 tahun. Semuanya buku terjemahan (waaah... apa boleh buat) dari pengarang2 dunia dengan cerita mengenai dunia anak2 tentunya.

Mustinya ada 35 siswa yang ikut, sayangnya tiga di antara mereka hari itu mendapat cobaan berupa tubuh yang kurang mendukung untuk berangkat ke sekolah. Jadi ya di hadapan tiga puluh dua siswa ini saya contohkan terlebih dahulu pembacaan dengan dua keras dua paragraf dari buku "Kisah Hidup" Roald Dahl, penulis cerita anak Inggris keturunan Norwegia. Buku ini saya pilih karena merupakan otobiografi Dahl, yang mengisahkan saat sang penulis masuk sekolah asrama terpisah dari ibu dan saudara2nya pada usia yang juga belia.

Berikutnya, saya dibantu ustadzah Retno, pengajar Bahasa Indonesia yang keren di SMP kami. Tiga puluh dua siswa itu kami bagi menjadi delapan kelompok kecil, dan tiap kelompok dipinjami buku untuk dibaca bersama. Mereka bergantian membacakan bagian dalam buku masing2 dalam kelompok, dengan gaya dan intonasi yang menarik.

Setiap kelompok kami kunjungi, dengan tujuan mencari cerita yang dibacakan dengan asyik dan seru untuk seisi kelas. Sungguh menarik mengamati kesepakatan di antara mereka untuk menentukan giliran membacakan dan seberapa banyak bagian yang dibaca setiap orang.




Buku "Minoes" karya Annie MG. Schmidt
"Untunglah, Susunya", karangan Neil Gaiman
Buku Roald Dahl, "Jerapah, Pelikan, dan Aku"
Masih Roald Dahl, "Kisah Masa Kecil"
Buku "Dua Puluh Satu Balon Udara", karya William Pene du Bois
Buku Frances Hodgson Burnett, "The Little Princess".
Ada Roald Dahl lagi, "Mr Fox yang Misterius."
Buku Lemony Snicket, "Mula Malapetaka".




Setelah keliling delapan kelompok ini, mengamati keseruan tiap kelompok menikmati pembacaan keras2 dari teman2, akhirnya ada sesi Yahya membacakan buku yang ada di kelompoknya untuk semua temannya di kelas. Buku yang dibacanya adalah karya terbaru Neil Gaiman, spesialis cerita "tidak biasa" mengenai dunia anak2. Ini lho aksi Yahya:





Nah, nah... membaca cerita dengan suara keras itu menyenangkan, ya? Semoga selalu semangat membaca, ya Nak :)

Thursday, February 26, 2015

Menjaga Alam Indonesia (Bagian 1)

Materi pelajaran IPS Terpadu untuk kelas 2B SMP SMART Ekselensia Indonesia semester dua ini ada hubungannya dengan tema letak wilayah, keadaan alam dan potensi alam Indonesia. Kalau cuma menengok peta persebaran kekayaan alam, anak SD pun bisa ya.

Jadi kegiatan belajarnya saya campur2. Tidak mungkin pakai buku teks sebagai sumber, karena buku Kurikulum 2013 yang sebenarnya sudah ditunggu kirimannya ternyata batal kami dapatkan seiring dengan pernyataan pembatalan penggunaan kurikulum ini oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara itu, kekayaan alam Indonesia yang katanya melimpah, tentu perlu pembaruan mengenai informasinya.

Saya memilih sumber pustaka berupa berita2 surat kabar yang terbaru, alias terbitan tahun 2015 untuk ditelaah oleh para peneliti. Sebelumnya, kelas dengan 21 siswa ini dibagi lima kelompok dengan bidang spesialisasi yang berbeda. Ada yang harus mencari berita mengenai dunia pertambangan, kehutanan, pertanian dan perkebunan, perikanan dan peternakan, serta wisata alam.

Setiap anggota tiap kelompok harus mencari berita yang berlainan, meringkasnya, serta mendiskusikan informasinya dengan anggota lain di kelompoknya. Kumpulan ringkasan tiap kelompok ini kemudian dijadikan bahan diskusi kelas.


Tidak disangka, diskusi kelas bisa berjalan sangat meriah. Setiap satu kelompok usai melakukan pemaparan diskusi kelompoknya, masing2 kelompok lain memberikan tanggapan. Dan walau para siswa ini masih tingkat 2 SMP, tinjauan mereka atas tiap masalah kekayaan alam Indonesia luar biasa. Dari berita tentang Freeport yang belum juga membangun smelter di Papua, hingga Peraturan Menteri Perikanan dan Kelautan mengenai larangan penangkapan lobster ukuran tertentu, dibahas dari berbagai segi dan kemungkinan.

Walhasil, diskusi kelas yang cuma lima kelompok tidak cukup dalam sekali pertemuan. Membahas bidang kehutanan saja, yang cuma menemukan satu sumber berita, ternyata makan lebih waktu 30 menit. Dua kali diskusi kelas diadakan, tanggal 11 dan 16 Februari lalu.

Diskusi kelas disusul dengan proyek berikutnya, yaitu menuangkan ringkasan berita yang sudah mereka buat dalam kelompok menjadi produk berupa cerita bergambar alias komik.








Cerita lanjutan... menyusul :p

Saturday, February 21, 2015

Kuliah Umum di Kelas Istimewa

Perubahan jam dan materi mengajar tahun ini membuat saya tidak sempat membuat perencanaan menghadirkan guru tamu di kelas saya sebagaimana tahun2 lalu.

Eh tapiii...

Teman mengajar saya, ustadzah Dini, punya inisiatif mengundang dua orang tamu keren di jam pelajaran BK. Keduanya adalah alumni SMART Ekselensia Indonesia, angkatan 2. Mereka diminta berbagi cerita di hadapan adik2 junior termuda mereka saat ini, yaitu kelas 1B angkatan 11, Jumat siang 13 Februari 2015.

Kak Syaiful Burhan dan Kak Muhammad Ilhanul Hakim

Kak Ulin belum lama ini lulus S1 dari kampusnya. Dia berbagi pengalamannya dulu di asrama SMART yang mungkin tidak lagi dialami adek2 angkatan sekarang.

Kak Burhan sudah punya usaha yang nilai ekonomisnya luar biasa untuk seorang mahasiswa, yaitu usaha kuliner Molen Arab yang berpusat di Medan, Sumatera Utara.

Selang beberapa hari kemudian...

Senin pagi, matahari belum tinggi, 16 Februari 2015. Saya sedang membahas soal2 akulturasi budaya Hindu-Budha di Indonesia bersama kelas 3B saat tiba2 pintu kelas diketuk dari luar. Tahu2, begitu saja rombongan para pembesar dari Dompet Dhuafa, dari Dewan Pembina sampai entah siapa saja itu masuk minta ikut diajari materi sejarah (#eh).

DR Ichsanuddin Noorsy tahu2 jadi guru tamu di kelas kami

Siapa sangka dalam inspeksi rombongan yang baru menyelesaikan peletakan batu pertama masjid di kawasan Rumah Sehat Terpadu di seberang jalan ini ada seorang tokoh nasional. Beliau bukan politisi ya, tapi ahli ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, Doktor Ichsamuddin Noorsy. Materi sejarah saya disambungnya dengan sosiologi, lalu Alquran, dan sebagainya. Jadi saya lepas tangan selama delapan menit berikutnya hingga kuliah Pak Ichsan selesai dan rombongan meninggalkan ruangan. Tapi saya nggak nganggur kok, suwer. Saya bergeser2 di kelas untuk ambil foto ;-)

Thursday, November 27, 2014

Daftar Mitra Daerah SNB SMART EI 2015/2016 (Wilayah Pulau Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua)



Lokakarya penulisan cerita fantasi di SMART EI, Oktober 2012

Berikut ini adalah daftar alamat dan nomor kontak mitra daerah Seleksi Nasional Beasiswa SMART Ekselensia Indonesia di wilayah Pulau Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku dan Papua untuk tahun ajaran 2015/2016.

Panitia Seleksi Sulawesi Selatan dan sekitarnya
Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan
JL. Abd. Daeng Sirua No. 170A Makassar 90231 Telp/. 0411-459068
Kontak: Moh Husaeni (081805261556)

Panitia Seleksi Sulawesi Tenggara dan sekitarnya
Yayasan Bina Dhuafa Sulawesi Tenggara
Perumahan BTN Kendari Permai Blok L1 No.18 Kelurahan Padaleu
Kontak: La Malesi (081381648445)

Panitia Seleksi Sulawesi Tengah dan sekitarnya
BKPRMI Kab Banggai
Jl P. Komodo No 39 Kel. Jole, Kec Luwuk Selatan, Kab Banggai Sulawesi Tengah
Kontak: Hidayat Monoarfa (085824143758), Ardi Umar (081342108949)

Panitia Seleksi Bali dan sekitarnya
LAZ Dompet Sosial Madani (DSM) Bali
Jln. Gunung Talang 1/59 Denpasar
Kontak: Hamim (0361-7445221, 081337239386)

Panitia Seleksi Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya
Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas
Jl. Bung Karno No.88XX Pagutan Timur, Kota Mataram, NTB
Kontak: Hindra Yuliarta (081237598880 dan 081915980157)

Panitia Seleksi Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya
Yayasan Ibadur Rahman
Jl. Keuangan Negara No.32 Kupang, Nusa Tenggara Timur
Kontak: Solakhudin Noor Falah (085239062580, 0380-8025541)

Panitia Seleksi Maluku dan sekitarnya
Yayasan Gator
Jl. Ayudes No.34 STAIN Rt.01/17
Desa Batu Merah Kota Ambon, Maluku
Kontak: Amrul Asit (0813 4300 2036)

Panitia Seleksi Maluku Utara dan Sekitarnya
Fakultas Pertanian Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Jl. K.H.A. Dahlan No 100 Kelurahan Sasa - Kota Ternate Selatan
Kontak: Ibnu Laitupa (085340733573)

Panitia Seleksi Papua Barat dan sekitarnya
SMK Modellink SP.3 MAKBUSUN
Distrik Mayamuk Kab. Sorong Papua Barat
Kontak: Tumiran (081248081495)

Panitia Seleksi Papua dan sekitarnya
Yayasan Persaudaraan Papua (YAPIPA)
Jln Bintan No 26 Dok V Atas, Jayapura
Kontak: Achmad Yunaidi (0813445840800

Daftar Mitra Daerah SNB SMART EI 2015/2016 (Wilayah Pulau Sumatera dan Kalimantan)

Kunjungan siswa SMART EI ke @america, Jakarta, Juni 2013


Berikut ini adalah daftar alamat dan nomor kontak mitra daerah Seleksi Nasional Beasiswa SMART Ekselensia Indonesia di wilayah Pulau Sumatera dan Kalimantan untuk tahun ajaran 2015/2016.

Panitia Seleksi Sumatera Utara dan sekitarnya
Yayasan Dompet Dhuafa Waspada
Jl. Setia Budi No. 115 Medan Sunggal, Sumatera Utara 20122
Kontak: Melis (081375988292), Hambali (081361719296), Imah (085763058026)

Panitia Seleksi Sumatera Barat dan sekitarnya
Dompet Dhuafa Singgalang
Jl. Juanda No.31 C Pasar Pagi, Kota Padang Sumatera Barat
Kontak: Karsini (0751-40098, 081366329431)

Panitia Seleksi Sumatera Selatan dan sekitarnya
Dompet Dhuafa Sumatera Selatan
Jl. Angkatan 66 No 435C, Sekip Ujung, Palembang, Sumatera Selatan
Kontak: 0711814234, Yuliani (0812 7888 3448)

Panitia Seleksi Bangka Belitung dan sekitarnya
SMK Muhammadiyah
Jln. Kartini (Belakang Masjid Baitul Hikmah), Muntok, Bangka Barat
Kontak: Sarbudiono (0852 7313 2073)

Panitia Seleksi Riau dan sekitarnya
SMPIT Madani LAZ Swadaya Ummah (Kampus Madani School)
Jl. Bangau Sakti Gg. Pipit, Pekan Baru Riau
Kontak: Heri Budiyono 0852 7111 5148, 085365511487

Panitia Seleksi Kepulauan Riau dan sekitarnya
1. DSNI Amanah
Kompleks Masjid Nurul Islam, Muka Kuning, Batam 29433
Kontak: Ari 081372141459, 085763001230
2. Komplek Masjid Nurul Iman Lobam, Kawasan Industri Lobam, Bintan 29152
Kontak: Indra Widianto (081372624404)

Panitia Seleksi Jambi dan sekitarnya
Rumah Sosial Insan Madani
Jl. Sukarno Hatta 42 Kel. Pasir Putih, Kota Jambi 36138
Kontak: Puji Lestari (085764131316)

Panitia Seleksi Bengkulu dan sekitarnya
Lembaga Pendidikan Pelatihan Pemuda "Youth Peace Pioner Generation" (LP3YPPG) 
Desa Suka Menanti Kec. Maje Kab. Kaur, Bengkulu
Kontak : Amelia (081373477479)

Panitia Seleksi Lampung dan sekitarnya
LAZ Lampung Peduli
Jl. S. Parman No.19 Tanjung Karang, Bandar Lampung
Kontak: Umar (0721-267582, 085768344115) Rini (085768340124)

Panitia Seleksi Kalimantan Barat dan sekitarnya
Dompet Ummat Kalimantan Barat
Jl. Karimata No. 2A Kec. Pontianak, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78116
Kontak: Syahrul (0813 4594 0334)

Panitia Seleksi Kalimantan Selatan dan sekitarnya
Radar Banjar Peduli
Ged. Biru Harian Radar Banjar Lt.1, Jl. Ahmad Yani Km.26,9
Landasan Ulin Banjar Baru,Kalimantan Selatan
Kontak: Nur Hayah (085249354147)

Panitia Seleksi Kalimantan Timur dan sekitarnya
Dompet Dhuafa Unit Layanan Samarinda
Jln. Camar No. 89 Kel. Bandara Kec. Sungai Pinang, Samarinda Kalimantan Timur 75117
Kontak: Fita Berliana (081904224428)